JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography
NEGARA - fajarbali.com | Meski sudah siap dengan sarana fasilitas protokol kesehatan, tapi sekolah-sekolah di Jembrana belum berani melakukan proses belajar mengajar tatap muka. 




Kendati Kabupaten Jembrana, termasuk 163 daerah di Indonesia dalam kategori zona kuning. Namun sampai sekarang, semua sekolah di Provinsi Bali termasuk Jembrana, belum melaksanakan dengan belajar tatap muka. Pihak sekolah masih menunggu keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana. Bahkan pihak sekolah belum juga 

menerima surat perintah dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Meskipun belum menerapkan sistem tatap muka, namun pihak sekolah mengaku siap, jika sistem itu benar benar dilaksanakan.




Kepala SDN 3 Pendem, Ni Luh Putu Yua Ani mengatakan sekolah yang dipimpinnya sudah menyiapkan segala sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan,  

handsanitezer dan jarak bangku. "Kami upayakan satu sampai satu setengah meter dan kesiapan lainnya. Astungkara sesuai daftar periksa sudah kami siapkan untuk nantinya akan dilaksanakan tatap muka. Untuk tatap muka belum dan kami masih menunggu instruksi dari dinas dan pernyataan dari orang tua,” ujarnya. 





Selain SDN 3 Pendem, sekolah yang mengaku siap adalah SMAN 2 Negara. Sekolah ini akan siap jika sistem pembelajaran tatap muka benar-benar dilaksanakan. Segala sarana protokol kesehatan sudah disiapkan,,termasuk pengaturan tempat duduk siswa di masing-masing kelas."Kami di SMAN 2 Negara, belum melaksanakan pembelajaran tatap mukan karena masih menunggu instruksi dari dinas. Kami sudah siap dengan segala prasarana yang memadai sesuai dengan protokol kesehatan baik sanitasi lingkungan maupun sarana dan prasarana lainnya," ujar kepala SMAN 2 Negara , Wayan Sudiarta. 




Sementara Kabid Dikdas Dinas Dikbudpar Jembrana, I  Nyoman Wenten mengaku saat ini belum ada yang melakukan sistem pembelajaran tatap muka, walau Jembrana merupakan zona Kuning pada pandemi Covid-19.Dinas Pendidikan Jembrana katanya masij nkmelalukan verifikasi pemenuhan daftar periksa protokol kesehatan selama tiga hari ke depan.Hal ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah di Jembrana, jika sistem pembelajaran tatap muka benar-benar dilaksanakan. Termasuk juga meminta tanggapan orang tua siswa. “Untuk monitoring hari pertama karena prosesnya masih berlangsung, kami mempersilahkan dulu pengawas sekolah untuk bekerja, yang nantinya memperoleh skor terhadap kesiapan dari sekolah utnuk menjalankan protokol kesehatan. Bagi yang sudah siap dan sangat siap kami akan mintakan izin ke Bapak Bupati untuk melaksanakan tatap muka secara terbatas,bagi yang cukup siap dan tidak siap, kami akan rekomendasikan dulu," ujarnya. (prm).