JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA - fajarbali.com | Bentuk kepedulian yang dilakukan pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap para relawan gotong-royong yang ada dio masing-masing desa adat, Selasa (30/6/2020) pagi digelontor bantuan beras. Sebanyak 7.409 orang Satgas gotong royong yang masing-masing diberikan beras seberat 15 kg perorang.

Penyerahan bantuan beras yang diselenggarakan di Lobi Kantor Bupati Buleleng ini, diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana selaku Ketua GTPP Kabupaten Buleleng. Dalam kesempatan itu, Bupati Buleleng didampingi Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Sekda Buleleng Gede Suyasa dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ni Made Rousmini.

Dalam penyerahan bantuan beras tersebut, hadir pula, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat dan Kepala Inspektorat Buleleng I Putu Yasa. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, SP menjelaskan, penyerahan insentif ini sesuai dengan SK Bupati Buleleng Nomor 440/399/HK/2020 tentang Penerimaan Pengadaan Insentif Beras Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Bagi Satuan Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng Tahun 2020. Ia mengungkapkan, secara aturan semua Satgas Goting Royong bisa memperoleh insentif beras ini.

”Semua bisa dapat insentif beras, tapi karena anggarannya terbatas maka kami utamakan untuk satgas yang bukan PNS, TNI, Polri, dan bukan perangkat Desa,”ngkapnya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, sebelumnya dirinya sempat meminta Desa Adat untuk membuat perarem pencegahan covid-19. Sehingga ia memberikan insentif ini sebagai apresiasi petugas dalam menegakan perarem tersebut.”Sekarang sudah semua punya peraremnya, jadi mereka bisa bekerja lebih intens lagi, sehingga mereka meninggalkan pekerjaannya untuk menegakan perarem ini. Nah karena itulah kami memberikan bantuan beras ini sehingga tahapannya jelas,”pungkasnya.(ags).