JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA - fajarbali.com | Ditengah mewabahnya virus Corona (Covid 19) yang terjadi masih juga dijumpai pelaksanaan sabung ayam atau tajen meskipun pemerintah menghimbau agar dilakukan social distancing namun pelaksanaan adu ayam sepertinya tidak kenal takut. Dengan adanya hal itu, jajaran kepolisian Mapolres Buleleng berhasil membubarkan pelaksanaan sabung ayam (tajen) yang terjadi di pinggir kali sebelah selatan BTN Wira Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Senin (18/5/2020) sekitar pukul 17.30 wita. Pembubaran terhadap sabung ayam (tajen) berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa tidak mengindahkan himbawan pemerintah untuk menjaga jarak namun masih ada pelaksanaan tajen.

 

Dengan adanya informasi tersebut, satuan reskrim Mapolres Buleleng langsung bergerak guna melakukan pemubaran terhadap pelaksanaan sabung ayam. Ditempat kejadian perkara, polisi hanya mendapati satu buah pecundang (ayam kalah saat diadu-red) serta lima buah sepeda motor yang diduga milik para bebotoh yang ditinggalkan kabur lantaran digerebeg polisi dilokasi tajen. Menutur Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020)  pihaknya membenarkan telah melakukan penggerebekan terhadap pelaksanaan sabung ayam dimana hal itu merupakan informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa dilokasi terjadi pelaksanaan sabung ayam.

”Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pelaksanaan sabung ayam. Dengan adanya informasi itu kami langsung menurunkan tim dan melakukan penggerebekan. Dilokasi tempat dilaksanakan sabung ayam kami mendapati satu ekor ayam pecundang (ayam kalah yang sudah mati-red) serta lima buah sepeda motor yang diduga milik para bebotoh yang ditinggalkan saat dilakukan penggerebekan,”jelasnya. Bukan hanya itu, Vicky juga menjelaskan dilokasi kejadian juga ditemukan satu buah sangkar ayam, tas tempat ayam aduan, terpal yang digunakan sebagai atap lokasi tajen, tali pengikat taji dimana semua barang bukti itu telah diamankan ke Mapolres Buleleng.

”Semua barang bukti yang telah kami amankan sudah kami bawa ke Mapolres Buleleng termasuk lima buah sepeda motor. Serta kami juga telah mengumpulkan beberapa keterangan dari masyarakat sekitar serta kami juga sudah mengantongi identitas sebagai penyelenggara tajen atau sabung ayam,”akunya. (ags).