JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA – fajarbali.com | Takut dengan perkembangan maraknya virus Corona atau Covid 19 hal itu membuat beberapa desa yang ada di Kabupaten Buleleng memilih untuk menutup diri. seperti yang dilakukan oleh Desa Kalianget, Kecamatan Seririt terpaksa harus menutup diri. penutupan yang dilakukan oleh Desa Kalianget, Kecamatan Seririt dengan jalan melakukan penjagaan disetiap pintu masuk dengan melibatkan pecalang dan hansip yang dimiliki oleh desa setempat.

 

 

Pelaksanaan penutupan dimulai sejak tiga hari yang lalu dimana setiap warga masyarakat yang berasal dari luar desa bila bertamu ke Desa Kalianget wajib dilakukan penyemprotan menggunakan cairan disfectan serta hal itu juga dibatasi hanya satu hingga dua jam dalam bertamu. Sedangkan untuk wisatawan luar negeri untuk Desa Kalianget ditutup sementara artinya semua wisatawan mancanegara ditutup penuh. Menurut Kepala Desa Kalianget, Ketut Nanda Kusuma saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020) siang kemarin membenarkan kalau Desa Kalianget dilakukan penutupan untuk para wisatawan luar negeri dan para tamu luar desa Kalianget.

”Memang untuk Desa Kalianget kali ini dilakukan penutupan khususnya para wisatawan mancanegara dilakukan penutupan sedangkan untuk masyarakat diluar desa Kalianget bila nantinya memasuki desa Kalianget wajib dilakukan penyemprotan menggunakan cairan disfectan. Penutupan yang dilakukan sejak tanggal empat April 2020 yang lalu,”katanya. Lebih jauh tutur Kusuma selama ini di Desa Kalianget utamanya yang ada di daerah pesisir pantai banyak terdapat vila-vila yang dimiliki oleh orang asing. Adanya hal itu untuk semua vila yang ada di Desa Kalianget dilakukan penutupan dengan jumlah vila sebanyak sembilan vila.

Hanya saja satu vila masih dihuni tamu dari luar negeri karena sudah tiba di vila satu minggu sebelum merebaknya virus Corona atau Covid 19 yang terjadi.”Kalau di Desa Kalianget terdapat sembilan vila, satu terisi WNA karena saat tiba di vila belum merebaknya virus Covid 19 sedangkan yang lain bila ada WNA yang akan datang kami melakukan penolakan,”tuturnya. Dikonfirmasi satu keluarga WNA yang sampai saat ini menempati vila pihaknya mengakui telah menjajagi WNA tersebut agar melakukan isolasi diri di vila.”Untuk WNA yang sudah ada di vila kami harapkan untuk melakukan isolasi diri bersama dengan keluarganya yang terdiri dari satu istri, satu anak dan satu pembantunya yang kini menempati vila Mangga,”tuturnya lagi.

Kusuma juga menerangkan hingga kini semenjak merebaknya virus Corona atau Covid 19 sampai saat ini warga masyarakat Desa Kalianget yang bekerja di Kapal Pesiar yang sudah pulang sebanyak tuju orang dan semuanya sudah disarankan agar melakukan isolasi diri di rumah masing-masing.”Yang bekerja dikapal sebenarnya banyak namun hingga hari ini baru tuju orang yang datang dan semuanya sudah kami harapkan agar melakukan isolasi mendiri di rumahnya masing-masing,”tutupnya. (ags).