JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA - fajarbali.com | Pembangunan untuk Pasar Banyuasri yang kini sudah mulai dikerjakan hingga kini terus dilakukan pengerjaan dan data yang terakhir yang dapat di kumpulkan hingga kini pengerjaan pembangunan Pasar Banyuasri dengan kapasitan empat laintai itu sudah mencapai 30 persen. Hal itu diungkapkan Plt Kadis PUPR Kabupaten Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020).

 

Menurut Adiptha meskipun dengan merabaknya virus Corona atau Covid 19 pihaknya tetap optimis pengerjaan Pasar Banyuasri bisa rampung bulan Desember 2020 mendatang. Bahkan Adiptha mengakui dengan adanya virus Corona pengerjaan terhadap Pasar Banyuasri sangat berdampak keras dimana pihaknya mengakui tidak bisanya pengiriman bahan, penambahan tenaga kerja serta pihaknya mengakui ada beberapa barang yang dibeli dengan nilau uang Dolar sedangkan nilai Dolar belakangan ini terus mengalami peningkatan.”Meskipun dengan adanya merabaknya virus Corona tentu kami tetap optimis pengerjaan terhadap Pasar Banyuasri tetap bisa berjalan dengan tepat waktu meskipun dalam pengerjaan Pasar itu terkena dampak utamanya dalam pengiriman bahan, penambahan tenaga kerja serta pembelian bahan yang menggunakan nilai uang Dolar karena nilai Dolar saat ini terus mengalami kenaikan,”tuturnya.

Bahkan pihaknya mengakui dalam pengerjaan dirinya tetap memperkerjaan tenaga sebanyak 250 orang karena dalam melakukan penambahan tenaga kerja sangat sulit akibat situasi virus Corona yang terjadi.”Kalau tenaga kerja kami tetap optimalkan sebanyak 250 orang saja karena kami sangat kesulitan mencari tenaga kerja baru akibat virus yang terus berkembang namun kami tetap optimis,”terangnya. Dikonfirmasi terkait progress pengerjaan 30 persen tersebut? Adiptha mengakui dalam progress pengerjaan yang sudah dilakukan mencangkup pengerjaan struktur pondasi bawah, kolom pasar sudah mulai dikerjakan dan bahkan untuk gedung utama yang dimiliki Pasar Banyuasri sudah mulai digarap lantai dua.

”Kalau aspek progress yang sudah dilakukan sudah banyak mulai struktur bawah hingga gedung utama gedung sudah mulai pengerjaan lantai dua hingga rook dibagian Barat gedung juga sudah mulai dikerjakan,”imbuhnya. Bukan hanya itu, Adiptha juga menuturkan kalau skejul pembangunan Pasar Banyuasri yang seharusnya 27 persen kini sudah mencapai 30 persen sehingga jelasnya, dalam pembangunan terhadap Pasar Banyuasri memiliki plus sebanyak tiga persen.”Kalau kita melihat skejul dalam pembangunan hingga akhir bulan Maret seharusnya 27 persen namun sekarang bisa dikerjakan sebesar 30 persen artinya kita memiliki plus dalam pembangunan Pasar Banyuasri,”tutupnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Seperti diketahui, Revitaliasasi Pasar Banyuasri menghabiskan anggaran Rp 180 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali dan BKK Kabupaten Badung. Pasar dibangun berlantai tiga dengan luas 20.400 meter persegi. (ags).