JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA-fajarbali.com | Lantaran melakukan pencurian, seorang warga Banjar Dinas Abasan, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Dewa Putu Astawan alias De Tu (20) dihajar massa sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian, Senin (17/12/2018) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan, kejadian itu bermula pelaku hendak melakukan pencurian di rumah Ketut Rena (53) warga Banjar Dinas Witajati, Desa Selat, yang masih ada hubungan kekerabatan dengannya. Namun sayang, saat pelaku hendak melakukan pencurian, diketahui oleh pemilik rumah dan dihajar warga hingga babak belur.

Setelah tertangkap, pelaku yang diketahui merupakan residivis pencurian itu, sempat juga melakukan pencurian di rumah Rena pada Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 12.00 wita lalu. Saat itu sekitar pukul 10.00 wita, Rena meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong untuk mengikuti paruman.

Sebelum meninggalkan rumah, korban mengunci semua pintu dan kuncinya dimasukkan dalam sebuah dompet, kemudian digantung dibalik kalender yang ada di tembok depan kamar suci, agar anaknya dengan mudah mengambil kunci saat datang ke rumah.

Selanjutnya sekitar pukul 12.00 wita, korban yang baru pulang ke rumah sudah mendapati kunci pintunya terjatuh di tanah. Kemudian korban mengambil kunci tersebut. Saat membuka pintu kamar, korban sudah melihat pintu kamarnya terbuka termasuk almari yang ada dikamar tersebut juga terbuka.

Korban langsung memeriksa barang-barang yang disimpan di dalam almari. Sejumlah perhiasan emasnya sudah tidak ada. Saat diperiksa ke ruangan lain, ternyata bunga cengkeh yang ditaruh di dalam gudang yang dikemas dalam karung plastik sudah tidak ada.

Setelah berhasil menggasak barang-barang milik korban Rena yang masih ada hubungan kekerabatan dengannya, tersangka De Tu kembali ingin melancarkan aksi keduanya. Tepatnya pada Senin (17/12) dini hari, saat akan melancarkan aksinya, tersangka De Tu malah kepergok warga setempat saat berusaha akan masuk ke rumah Rena. Akibatnya, warga setempat yang emosi langsung menghajar tersangka De Tu hingga babak belur.

Anggota Polsek Sukasada yang menerima informasi, langsung mendatangi lokasi untuk segera mengamankan tersangka. De Tu yang baru keluar dari penjara beberapa bulan lalu, akhirnya digiring ke Mapolsek Sukasada untuk menjalani pemeriksaan.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada, Kompol. Nyoman Landung mengatakan, saat diamankan tersangka mengakui tujuan memasuki rumah korban untuk mencuri.

Dari hasil introgasi di lokasi, tersangka juga sudah mengakui dirinya yang telah melakukan pencurian di rumah korban Rena pada Sabtu (15/12) siang. Atas pengakuan itu, tersangka digiring ke Polsek Sukasada. (ags)