JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA – fajarbali.com I  Hujan deras yang disertai dengan angin kencang  belakangan ini terus menerus mengguyur Kabupaten Buleleng dan kali ini   kembali ‘menelan’ korban jiwa.Sebelumnya seorang ibu dan anak yakni warga Jalan Pulau Batam, Kayupas, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng dinyatakan hanyut terbawa aliran Sungai Kalibaru pada Sabtu (15/1) dan hingga sekarang keberadaan kedua korban itu belum juga diketemukan.

Kini nasib yang sama dialami oleh Kepala Seksi (Kasi) Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada Putu Darmawan (57) warga Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada dinyatakan meninggal dunia setelah tertimpa pohon Wani yang tumbang disaat hujan deras yang disertai dengan angin kencang, Senin (17/1) sekitar pukul 19.35 wita di jalan Raya Desa Alassangker, Kecamatan Buleleng tepatnya di depan SMP N 7 Singaraja.

Menurut informasi yang sempat dikumpulkan di lokasi kejadian dimana korban saat itu mengendarai kendaraan Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6730 UAY. Sesampai dilokasi kejadian diduga pohon Wani berukuran raksasa tidak mampu menahan angin kencang yang disertai dengan hujan lebat sehingga tumbang dan menimpa korban.  Korban yang saat itu melintas terkapar dijalan dengan masih menggunakan jas hujan berwarna coklat.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pohon Wani tumbang di tengah jalan dengan menelan korban jiwa. ”Benar kami telah menerima laporan terjadi pohon Wani tumbang dan menimpa salah satu warga  yang sedang melintas mengendarai kendaraan bermotor. Setelah dilakukan evakusi tim medis korban dinyatakan meninggal dunia,”terang Pribadi. Setelah mendapatkan informasi tersebut, lanjut Pribadi tim TRC BPBD langsung turun ke lokasi guna melakukan pembersihan jalan yang tertutup oleh pohon Wani yang tumbang. ”Kami juga telah menurunkan tim ke lokasi untuk membersihkan jalan yang sebelumnya tertutup oleh pohon Wani dan sekarang jalan sudah bisa dilalui seperti biasa sedangkan korban sudah dilakukan evakuasi oleh Ambulac PMI,”tuturnya lagi.

Sementara itu menurut Perbekel Desa Alasangker I Wayan Sitama saat dikonfirmasi pihaknya menuturkan kalau sebelumnya dirinya mendapatkan informasi dari warga bahwa ada pohon Wani yang tumbang akibat hujan yang disertai dengan angin kencang. Adanya laporan tersebut, pihaknya dengan mengajak beberapa warga masyarakat setempat langsung mengecek ke lokasi pohon tumbang dan mendapati korban sudah tergeletak di jalan dengan masih mengenakan jas hujan. ” Kami menemukan korban yang sudah tergeletak di jalan kemudian kami menghubungi tim medis dan akhirnya korban sudah dinyatakan telah meninggal dunia,”terangnya. W – 008

 

BERITA TERKINI