JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography
SINGARAJA - fajarbali.com | Setelah kematian akibat terkonfirmasi Covid 19 dikabupaten Buleleng bertambah satu orang, kini kasus baru terkonfirmasi Covid 19 yang ada di Kabupaten Buleleng mengalami penambahan sebanyak 14 orang. Sebanyak 14 orang yang terkonfirmasi Covid 19 itu berasal dari 10 orang dari Kecamatan Buleleng, serta dari Kecamatan Tejakula, Sukasada, Kubutambahan, dan Kecamatan Busungbiu masing-masing satu orang.


Selain mengalami penambahan sebanyak 14 orang terdapat juga orang yang terkonfirmasi Covid 19 yang dinyatakan sembuh sebanyak satu orang dari Kecamatan Buleleng. menurut Anggota Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng I Ketut Sweca saat memberikan keterangan pers, Senin (10/8/2020) sore mengatakan kalau hingga kemarin sore terdapat penambahan orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 sebanyak 14 orang dan yang mengalami sembuh sebanyak satu orang.”Hingga sore kami mendapatkan informasi penanganan terhadap Covid 19 yang terjadi di Kabupaten Buleleng mengalami penambahan yang signifikan yakni 14 orang yang dinyatakan terkonfirmasi kasus baru dan satu orang dinyatakan sembuh,”akunya.
Lebih jauh Sweca mencatat kalau hingga Senin kemarin jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi sebanyak 200 orang, yang telah sembuh sebanyak 143 orang dan pasien yang masih dirawat sebanyak 55 orang.
”Dari jumlah total jumlah orang yang terkonfirmasi masih sangat tinggi. Hal itu dilihat dari abdit jumlah orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 di Kabupaten Buleleng,”lanjutnya. Lebih lanjut disampaikan, perkembangan kasus suspek di Buleleng kumulatifnya sebanyak 316 orang, dengan rincian, 93 orang suspek konfirmasi, 196 orang discarded, 26 suspek masih dipantau, dan probable tetap 1 orang.
Sedangkan pada kasus kontak erat tercatat jumlah kumulatifnya sebanyak 2.992 orang, dengan rincian, kontak erat konfirmasi 103 orang, 2.474 discarded, 368 orang karantina mandiri, dan kontak erat yang menjadi suspek sebanyak 47 orang. Sementara itu, kasus konfirmasi non suspek sebanyak empat orang dan jumlah kumulatif pemantauan dan berakhir masa pantau pelaku perjalanan wilayah terjangkit sebanyak 4.222 orang.
”Kami harapkan kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan diri serta selalu mematuhi protocol kesehatan agar kita semua dapat terhindar dari kasus Covid 19 yang terjadi,”tutup Sweca dengan mengingatkan. (ags).