JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN

MANGUPURA-Fajar Bali | SMK PGRI 1 Badung (SKARISBa) semakin populer di kalangan masyarakat seiring prestasi yang berhasil diukir peserta didiknya. Belum lama ini, dua siswa SKARISBa kelas XII, I Komang Suwirta berhasil menyabet juara I lomba fruit carving (mengukir buah) dan I Putu Millandana menyabet juara II making bad.

Ajang tersebut cukup prestisius karena melibatkan peserta dari belasan SMK pariwisata se-Provinsi Bali. Guru Akomodasi Perhotelan yang juga pembina keahlian fruit carving SKARISBa I Made Yuniartha mengaku, keberhasilan anak didiknya tak terlepas dari ketekunannya dalam mengaktualisasikan dirinya.

Yuniartha menambahkan, seiring berlakunya era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata juga harus meningkat. Apalagi SDM lokal Bali seharusnya bisa menguasai posisi-posisi strategis di sekotor pariwisata, karena Bali merupakan destinasi wisata dunia. “Peluang kerja di bidang pariwisata sangat melimpah di Bali, jika kita meningkatkan kualitas diri,” kata dia di Mangupura, belum beberapa waktu lalu.

Khusus untuk keahlian fruit carving, guru asal Klungkung itu mengimbau para siswanya giat berlatih. Pasalnya, menurut dia keahlian ini kian dibutuhkan oleh masyarakat, tidak hanya di hotel. Ia mencotohkan saat resesepsi pernikahan, rapat pemerintahan atau swasta, serta ulang tahun. “Fruit carving ini kan sangat laris sekarang. Kalau sudah menguasai, tidak akan sepi job. Ini sudah terbukti. Peluang yang sangat bagus,” jelasnya.

Sementara itu, Suwirta dan Milandana mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada kepala sekolah dan jajaran guru yang selalu men-supoort seluruh siswa untuk mengikuti berbagai lomba sesuai bidang keahliannya, sehingga menurut mereka, siswa berkesempatan menunjukkan prestasi. “Sekolah di SKARISBa memang pilihan utama saya,” akunya.

Dihubungi terpisah, Ketua YPLP Kabupaten PGRI Badung Dr. Drs. I Made Gde Putra Wijaya, SH.,M.Si., menjelaskan, SKARISBa merupakan salah satu sekolah yang bernaung di bawah yayasan pendidikan yang dipimpinnya. Menurut dia, SKARISBa sudah menunjukkan berbagai kemajuaan, baik pembangungn fisik, sarana pembelajaran, fasilitas dan kualitas sumber daya pengajar dan peserta didik.

Selain SKARISba, lanjut Putra, beberapa sekolah yang bernaung di bawah YPLP Kabupaten PGRI Badung juga tak kalah berprestasi, seperti SMK PGRI 2 Badung dan SMK PGRI 3 Badung. “Kami dari yayasan selalu mendorong sekolah-sekolah binaan untuk maju. Sehingga kita bisa sejajar dengan sekolah unggulan. Jika dikatakan sekolah favorit, itu hak masyarakat, saya kembalikan ke masyarakat,” tutupnya. (Gde)