JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Ni Luh Ratna Dewi yang merupakan istri pertama tersangka Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol (41) ditangkap Selasa (7/11) dinihari, saat bersembunyi di rumah istri kedua Wakil Ketua DPRD Bali tersebut.

Penangkapan ini dibenarkan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose Selasa, usai menggelar pertemuan dengan 2000 Kepala Desa se-Bali di Lembah Pujian, Denpasar, Selasa (7/11).

Ia menyatakan, Ni Luh Ratna Dewi, istri Mang Jangol sudah ditangkap anggota Dit Resnarkoba dan Satgas CTOC Polda Bali. "Satu sudah kami tangkap. Sekarang istrinya masih diperiksa,” tegas Irjen Golose sembari enggan menjabarkan lokasi penangkapan tersangka Dewi.

Jenderal bintang dua di pundak itu hanya mengatakan, sesuai instruksinya kepada jajaran bahwa hal-hal yang menjatuhkan atau mengganggu stabilitas masyarakat Bali akan ditangkap. Menurutnya, kondisi Bali sekarang ini sudah sangat memprihatikan, dimana dalam penyampaian sebelumnya, bahwa 60 persen kurir narkotik dan obat-obatan adalah orang Bali.

BACA JUGA: Mang Jangol Jadi DPO, Jika Melawan Tembak di Tempat

"Ini harus kami tekan sampai tidak terjadi lagi peredaran (narkoba), yang bisa merusak budaya yang kita cintai bersama di Bali ini," terangnya. Ditegaskannya, tim Satgas CTOC yang dibetuknya itu, memang terfokus memberantas narkotik atau kejahatan transnasional dan kejahatan-kejahatan lainnya.

"Kami juga membentuk Sabata, anti teror dan anarkis untuk mencegah street crime dan hasilnya bisa kita lihat terjadi penurunan yang signifikan terutama organize crime. Kami tegaskan sekali lagi kami memberantas Ormas yang tidak baik, yang melakukan tindak pidana, menekan rakyat dan melakukan pungutan liar," bebernya.

Keterangan terpisah, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo yang dihubungi wartawan, Selasa (7/11), membenarkan penangkapan terhadap Ni Luh Ratna Dewi berlangsung di Jembrana sekitar pukul 02.00 dinihari. “Ya benar, dia (Dewi) ditangkap di Jembrana. Nanti akan kami sampaikan ke media,” ungkapnya tegas.

Sementara informasi di lapangan menyebutkan, Ni Luh Rata Dewi yang dijadikan tersangka pasca penggerebekan rumah Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta nomor 70, Denpasar, sengaja kabur ke Jembrana untuk bersembunyi di rumah istri kedua Mang Jangol.

“Dia tidak kabur keluar Bali, tapi bersembunyi di rumah istri kedua Mang Jangol. Bahkan sebelum kabur, Mang Jangol berpesan agar bersembunyi di Jembrana dan mematikan HP,” bisik sumber kepolisian.

Diberitakan, rumah Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta nomor 70, Denpasar, digerebek Sat Resnarkoba Polresta Denpasar, Sabtu (4/11) sekitar pukul 01.00 dinihari. Pengerebekan itu berawal dari tertangkapnya dua pengedar narkoba I Gede Juni Antara (21) dan I Kadek Suardika (19) dengan barang bukti paket sabu seberat 0,14 gram.

Dalam pengerebekan tersebut, petugas mendapati 4 kamar kos yang khusus digunakan untuk mengkomsumsi sabu. Dilokasi petugas kepolisian mengamankan 4 pengedar narkoba. Polisi juga menemukan paketan sabu dan senjata tajam di dalam kamar Wayan Sunada alias Wayan Kembar.

Namun sayang, pascapengerebekan Mang Jangol dan istri pertamanya, Dewi, berhasil kabur lewat jendela kamar. Di kamar Mang Jangol polisi menemukan barang bukti 6 paket sabu dan senjata api jenis Bareta, berikut peluru dan senjata tajam. (hen)