JA Teline V - шаблон joomla Форекс
19
Thu, Oct
61 New Articles

METRO
Typography

DENPASAR-Fajar Bali | Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba bersama Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali, menyita sabu sebanyak 1,3 kg dari tangan sepasang kekasih dan seorang Bandar narkoba. Ketiganya ditangkap pada Jumat (6/10) lalu yakni, I Gede Sudarta (37), Tutuk Ernawati (35), dan Raynaldi Pangestiko (23).
Sumber di lapangan mengungkapkan, ketiga tersangka sudah menjadi target operasi jajaran Dit. Resnarkoba Polda Bali dan ditangkap di dua lokasi berbeda. “Pergerakan mereka sudah diintai sejak seminggu berdasar laporan masyarakat,” ujar sumber, Minggu (8/10).
Diterangkan sumber, pasangan kekasih itu yakni I Gede Sudarta dan Tutuk Ernawati, ditangkap di areal parkir KFC Kebo Iwo, Jalan Gatot Subroto Denpasar, sekitar pukul 20.30 wita. Keduanya ditangkap di dalam mobil Avanza warna silver dengan Nopol DK 1349 AF, saat akan bertransaksi.
Dari kedua tersangka diamankan 5 paket besar dan 227 paket kecil seberat 684,52 gram, 4 buah HP, 2 unit timbangan digital, 2 gulung lakban, 1 buah buku tabungan BCA beserta kartu ATM BCA. “Mereka akan bertransaksi dengan pelanggannya. Kami amankan barang bukti sabu 684,52 gram netto,” kata sumber yang enggan disebut namanya itu.
Sementara tersangka Raynaldi Pangestiko, diringkus tim gabungan di rumah kos Pondok 828, Jalan Raya Pemogan, Banjar Jaba Jati, Kelurahan Pemogan, Denpasar, sekitar pukul 19.00 wita. Di dalam kamar tersangka, petugas menemukan sabu yang sudah dipecah-pecah dan akan diedarkan kepada pelangganya.
Selain mengamankan tersangka Raynaldi, petugas mengamankan 6 paket besar diduga sabu berat 603,91 gr bruto atau 599,41 gram neto, 23 paket kecil diduga sabu berat 23,47 gr bruto atau 19,36 neto. Selain itu, daun ganja seberat 2,21 gram neto, 2 butir ekstasi warna hijau ungu berat 1,10 netto, 2 buah timbangan elektrik merk acis dan dealife, 1 buah batu timbangan, 1 buah buku rekap sabu, 2 hp merk Xiomy dan nexcom, 3 bendel plastik klip, 1 buah plaster bening, 1 buah gunting, 1 ATM BCA, dan 2 buah sendok pipet.
“Pelaku mengaku barang haram itu diterima dari orang yang dikenali via telepon berinisial B yang konon katanya berada di luar Bali,” ungkap sumber. Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan. “Diduga kuat masih ada kaki tangan mereka yang berkeliaran membawa barang bukti. Senin rencananya akan dirilis,” singkat Kabid. R-005