JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG

SEMARAPURA-Fajar Bali | Nyaris sembilan bulan menjadi teka-teki, pelaku pencurian Pratima di Pura Pujung Sari, Banjar Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan, Klungkung pada 30 Januari 2017 lalu akhirnya terungkap. Selasa (10/10) Sat Reskrim Polres Klungkung menangkap pelaku I Nyoman Londen (74).

Saat ditangkap, pekak asal Dusun Nyanglan Kaje, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli ini nyaris diamuk massa. Apalagi pelaku diduga sudah beroperasi di lebih dari sekali.

Wakapolres Klungkung, Kompol Ketut Widiada,  Kamis (12/10) menyampaikan, pencurian ini terungkap berdasarkan informasi dari pedagang emas di pasar. Mulanya pedagang emas di Pasar Seni Klungkung merasa curiga karena pelaku menawarkan uang kepeng (Koci) dalam jumlah banyak. Selanjutnya pedagang pun menyampaikan hal tersebut ke anggota buser Polres Klungkung. Tak menunggu lama, tim buser langsung melakukan penyelidikan. Pertama, polisi mencari keterangan mengenai ciri-ciri tersangka dari para pedagang. Rupanya keterangan tersebut mengarah kepada pelaku.

Pekak Londen ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Namun, ia sempat tak mau mengakui perbuatanya. Setelah berulang kali disesuaikan antara alibi dan keterangannya, akhirnya pria yang sudah bercicit ini mengaku telah mencuri di Pura Pujung Sari. Berdasarkan pengakuan tersebut, tim buser lantas melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Anehnya, tak hanya barang bukti pencurian di Pura Pujung Sari yang didapat. Tim buser juga mendapati barang-barang yang disinyalir hasil curian dari tempat lain.

Barang bukti yang diamankan diantaranya dalam penggeledahan tersebut meliputi, satu buah kojong kuwangen yang terbuat dari slake, benang warna putih, sebatang besi berbentuk pipih, uang kepeng sebanyak 894 buah, satu buah tempat tirta dari slake, satu lembar kain lantasan, satu buah bokor dari kayu, satu lembar kain udeng batik, satu tempayan dari tanah liat serta tutupnya. “Kini tersangka dan barang buktinya diamankan di Mapolres Klungkung guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut, karena tidak menutup kemungkinan tersangka ini melakukan aksinya ditempat lain," jelas Waka Polres Klungkung.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pelaku sudah menjual hasil curiannya. Ironisnya, uang penjualan habis digunakanbuntuk berjudi tajen (sabung ayam). "Dari hasil pengembangan dan barang bukti yang kita amankan, ada beberapa barang bukti lain yang kita temukan di rumahnya. Tapi barang bukti tersebut kita masih kembangkan dengan melibatkan Polres Bangli dan Karangasem,” imbuh Kompol Widiada.

Saat prarekonstruksi dilakukan, pelaku yang dihadirkan ke TKP juga jadi perhatian ratusan warga. Bahkan, pelaku sempat nyaris dihakimi warga. "Kemungkinan karena tersangka warga lokal dan diketahui sudah sering melakukan pencurian maka warga nyaris main hakim sendiri. Tapi hal ini bisa kita  antisipasi karena petugas kita banyak," imbuhnya. Sekaligus mengatakan I Nyoman Londen dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. W-019