JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG

SEMARAPURA-Fajar BaliBelum dipastikan penyebabnya, sebuah mobil pickup terjerumus ke dalam jurang sedalam 10 meter. Mobil pengangkut ratusan ayam potong tersebut terjatuh pada Senin (23/10) di jurang  di subak Njung, tepatnya di sebelah timur Pura Dalem di Dusun Pau, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung. Akibat peristiwa tersebut, sopir dan seorang rekannya ikut masuk jurang. Demikian juga dengan ratusan ayam potong yang diangkutnya.

Berdasarkan informasi di lokasi, saat kejadian ada tiga orang di dalam mobil pickup tersebut. Yakni sopir Nengah Miarta (31) asal Desa Akah dan dua rekannya, Ketut Sudira (34), asal Br. Sangging, Akah serta Wayan Sujana (35) asal Br. Selat, Desa Banjarangkan. Namun, saat mobil pickup bernopol DK 9888 MG tersebut mundur dan menambrak pembatas di jalan tanjakan, Wayan Sujana cepat-cepat lompat sehingga tidak ikut tercebur ke dalam jurang.

Lebih lanjut Sujana menuturkan, sebelum kecelakaan tersebut mobil yang ditumpanginya melaju dari arah utara menuju ke selatan. Rencananya, mereka akan mengantarkan 630 ekor ayam potong ke seorang saudagar di Kecamatan Banjarangkan. Namun, saat melaju di jalan tanjakan, tiba-tiba mobil mundur dan menabrak pembatas jalan. Dalam sekejap, mobil pickup berwarna putih tersebut sudah terjatuh ke jurang sedalam 10 meter. Ironisnya, kedua temannya yakni Miarta dan Sudira tidak sempat menyelamatkan diri dan ikut terjatuh.

Melihat hal tersebut, Sujana cepat-cepat meminta pertolongan kepada warga sekitar. Apalagi ia sempat mendengar kedua temannya meminta tolong dari dalam jurang. Ketika itu, sang sopir Miarta masih berada diposisi kemudi, sedangkan Sudira terpental ke sungai. Awalnya Sujana ingin menolong kedua temannya, tapi karena punggungnya terluka saat meloncat dari dalam mobil, ia mengurungkan niatnya. “Saat itu saya tidak bisa menolong karena punggung saja terbentur pintu mobil saat loncat,” ungkapnya.

Beruntung warga sekitar datang dan memberi pertolongan dengan cepat. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Miarta mengalami luka bengkak di kepala bagian belakang. Sedangkan Sudira yang jatuh ke sungai mengalami luka robek pada pelipis kiri dan dan bengkak pada kelopak mata kanan. Keduanya lantas dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Banjarangkan, AKP Ni Luh Wirati bersama anggota yang meninjau ke lokasi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Belum dipastikan apakah karena kelebihan muatan atau tidak. Hanya saja medan di lokasi kejadian memang menanjak dan jalan sangat sempit.  “Kita masih cek dulu apa penyebabnya. Apakah bannya gundul atau bagiamana,” tegas Kapolsek.

Sementara kejadian ini sempat menjadi perhatian warga sekitar. Sebagian ada yang turun ke jurang membantu mengevakuasi ratusan ayam yang terendam air. Tapi ada juga yang melihat upaya mobil derek menarik mobil pikcup tersebut. Sayangnya upaya derek tersebut gagal, karena mesinnya rusak. Kerugian pun belum bisa dipastikan, karena selain mobil yang rusak parah, ayam potong juga banyak yang mati. (dia)