JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG

 

SEMARAPURA-Fajar Bali | Program terbaru Pemerintah Kabupaten Klungkung, City Tour dan Desa Wisata akhirnya dilucurkan Senin (23/10). Peluncuran ditandai dengan penguntingan pita di sisi timur taman Monumen Puputan Klungkung oleh Bupati I Nyoman Suwirta didampingi Sekda Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Pariwisata terkait serta disaksikan oleh para pelaku industri pariwisata di Bali yakni  anggota Asosiasi Travel Agent (ASITA).

Di hadapan sekitar 30 undangan, Bupati Suwirta menyampaikan tekad dan ambisinya untuk mewujudkan paket wisata yang dibranding dengan istilah City Tour dan Desa Wisata Kamasan tersebut.

Untuk mewujudkan tekadnya ini, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Diantaranya, menata area Pasar Senggol untuk digunakan sebagai area parkir bus, penataan dan mempercantik monumen Puputan Klungkung, melakukan sosialisasi dan kerjasama dengan pihak Puri Klungkung, menata Pasar Seni Semarapura serta menata Desa Kamasan.

Pada  peluncuran ini, para undangan diajak mengunjungi seluruh objek yang menjadi bagian dari rute City Tour. Dimulai dari monumen Puputan Klungkung, lalu ke Puri Agung Klungkung, dilanjutkan ke Museum Semarajaya, Pemedal Agung, Kertha Gosa, Pasar Seni Klungkung dan terakhir mengunjungi Desa Wisata Kamasan.

Bupati Suwirta mengatakan, kedepannya paket wisata akan dikelola oleh Badan Pengelola, sehingga program ini tidak terbelenggu oleh birokrasi.  Dengan dikelola oleh badan, baik itu berupa koperasi atau BLUD maka dapat memasang target dan keuntungan.   

“Meskipun baru mencoba, kami meminta Pemkab Klungkung tidak akan berhenti berinovasi untuk mengembangkan potensi pariwisata, kami akan terus berbenah dan memperbaiki berbagai sarana penunjang dalam city tour dan Desa Wisata Kamasan ini.," ujar Bupati Suwirta.

Dirinya mengakui masih banyak yang harus disempurnakan, dengan kehadiran Asita diaharapkan akan membantu  mengevaluasi jalannya Program Paket Wisata ini. “Perencaanan tidak boleh berjalan terlalu lama tanpa action, namun keberanian kita untuk memulai adalah hal yang utama, dan Dinas harus melakukan koordinasi semua pihak sehingga program ini berjalan lancar,” ujar Bupati Suwirta dengan optimis.

Bupati Suwirta berharap kepada anggota ASITA supaya dibantu untuk mempromosikan potensi luar biasa yang dimiliki Klungkung ini, dan  dirinya berjanji akan terus melakukan koreksi internal. (dia)