JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA

NEGARA-fajarbali.com | Barang-barang ilegal yang masuk wilayah Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk kembali diamankan Unit Reskrim Polsek Kawasan Gilimanuk, Senin (6/11) sekitar pukul 23.00 wita. Kali ini, barang tidak berizin berupa jamu tradisional yang diangkut kendaraan pick up  Mitsubishi L 300, warna hitam No. Pol. : P 8754 VN.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, Selasa (7/11)  mengatakan, mobil tersebut mengangkut sebanyak 202 dus jamu tradisional dengan rincian sebagai berikut : 175 dus jamu cap Akar Daun, 25 dus jamu cap Tawon Klanceng dan 2 dus jamu tradisional cap Pak Kumis.

Lanjut Muliyadi, barang sejenis jamu tersebut wajib terdaftar atau ada daftar BPOM yang sah pada label setiap botolnya. Produk ini telah diatur dalam UU RI No. 36 th. 2009, tentang Kesehatan yaitu setiap produk Makanan maupun Minuman wajib disertai label edar dari BPOM.

"Saya hanya mengangkut pak.. Saya disuruh membawa dari Muncar, Banyuwangi ke Denpasar. Saya diberi ongkos satu juta dua ratus ribu rupiah." terang Muliyadi menirukan kata-kata sopir Achmad Soebardjo ( 54) asal Muncar itu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, barang berupa jamu tradisional tersebut tidak  dilengkapi dengan dokumen atau tidak terdaftar BPOM. "Untuk sementara kami amankan di Polsek, dan nantinya kami limpahkan ke Krimsus Polda Bali melalui Reskrim Polres Jembrana guna proses penyidikan lebih lanjut." tegas Muliyadi.(pram)