JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Wakil Bupati Buleleng Kunjungi Titik-Titik Pengungsian

SINGARAJA – Fajar Bali | Arus pengungsi dari kawasan rawan bencana (KRB) erupsi Gunung Agung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Buleleng terus meningkat setelah adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung hingga mencapai level awas. Jumlahnya pun sudah mencapai ribuan orang.

Guna memantau dan juga mengidentifikasi kebutuhan di titik-titik pengungsian, Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengunjungi para pengungsi yang ada di Desa Les dan Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Minggu (24/9).

Wakil Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini menjelaskan kunjungannya kali ini ke titik-titik pengungsian di Desa Les dan Desa Tembok untuk memantau kondisi terkini dan mengidentifikasi segala hal yang dibutuhkan di pos-pos pengungsian. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, untuk menyediakan seluruh keperluan pengungsi baik itu logistik maupun akomodasi agar pengungsi dapat hidup layak.

”Kita juga mengidentifikasi apa yang diperlukan pengungsi dalam kunjungan ini sesuai dengan instruksi Bapak Bupati,” jelas Sutjidra.

Selain itu, yang penting adalah pendidikan. Banyak anak yang meninggalkan sekolahnya untuk ikut mengungsi ke wilayah Buleleng. Di samping itu, Dinas Pendidikan juga akan mengerahkan guru PAUD untuk menghibur para anak-anak di pengungsian. Ini menjadi sangat penting untuk mengembalikan mental dan psikolog anak-anak tersebut. ”Dinas Pendidikan akan mengerahkan guru PAUD untuk mengembalikan psikologi anak-anak yang ada di pengungsian,” ujar Sutjidra.

Untuk logistik, Wabup Sutjidra sangat mengapresiasi seluruh komponen masyarakat di Bali dan di Buleleng pada khususnya yang telah membantu saudara-saudara yang ada di kamp pengungsian baik itu atas nama pribadi dan organisasi. Semua memberikan bantuan secara ikhlas. ”Ini berarti rasa simpati dan peduli sesama warga Bali yang terkena bencana dan dampak dari akan adanya erupsi Gunung Agung ini,” imbuhnya. W–008