JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG

SINGARAJA – Fajar BaliSetelah kurang lebih satu bulan menempati daerah pengungsian kini para pengungsi yang berada di radius 7,5 kilometer akan segera dipulangkan. Dimana status Gunung Agung dinyatakan turun dari Awas  ke Siaga, Minggu (29/10) lalu membuat pengungsi yang berada di KRB I dan II satu persatu mulai pulang. Bahkan pengungsi dari enam desa di Kecamatan Kubu yang ditampung di Kabupaten Buleleng sudah mulai meninggalkan pos pengungsian secara mandiri, dengan menggunakan sepeda motor dan bahkan pemerintah kabupaten buleleng terus melakukan pendataan guna memulangkan para pengungsi yang dianggap asalnya tidak berbahaya.

Perbekel Desa Ban, I Wayan Potag tak menampik banyak warganya yang sudah pulang dari pengungsian. Utamanya mereka yang berada diluar radius 6-7,5 Kilometer dari Gunung Agung. Padahal, sebagian besar wilayah Desa Ban berada di wilayah KRB III atau zona merah. Menurutnya, banyak warganya yang masih bingung jika mengacu pada zona diluar 7,5 kilometer tersebut.”Nanti jika mengacu di atas radius 7,5 kilometer pasti banyak warga kami yang pulang. Tiang memang sudah dikasi peta, tapi masih bingung, dusun yang berada diluar 7,5 kilometer yang mana saja? Banyak pengungsi yang masih bimbang apa bisa pulang atau harus mengungsi?, Nah banyak juga pengungsinya yang sudah pulang,” ujar Mekel Potag saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kamis (2/11).

Dikatakan Wayan Potag, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari hasil rapat Kabupaten terkait pemulangan pengungsi. Hanya saja, Mekel Potag mengaku tak bisa membendung keinginan warganya untuk pulang.”Mereka yang mengungsi secara mandiri sudah pasti pulang secara langsung dengan menggunakan sepeda motor, padahal belum tentu pengungsi itu berada diluar radius 7,5 kilometer,”imbuhnya. Sementara itu, Camat Kubu, Made Suarthana menyebut ada enam desa dari total sembilan desa di Kecamatan Kubu yang diungsikan ke Kabupaten Buleleng. Seperti Desa Sukadana, Desa Tulamben, Desa Kubu, Desa Dukuh, Desa Ban dan Desa Baturinggit.

Pihaknya pun masih mendata wilayah yang mana saja berada di dalam maupun yang diluar radius 7,5 kilometer, sehingga mudah untuk memberikan kepastian apakah boleh pulang atau tidak.”Kami sudah melakukan rapat dengan para perbekel untuk memastikan yang mana sih wilayah yang berada di dalam dan di luar radius 7,5 kilometer. Oleh karena itu perbekel menginformasikan kepada warga yang berada di luar radius 7,5 kilomter untuk pulang sejak 29 Oktober lalu” ujar Camat Suartana. Pihaknya pun meminta kepada para perbekel untuk mendata ulang warganya yang didalam radius 7,5 kilometer yang semestinya wajib mengungsi, tapi sudah pulang.”Nah warga yang sudah pulang tapi wilayahnya berada di dalam radius 7,5 kilometer ini akan didata ulang lagi oleh mekel masing-masing. Karena ini kan urusan nyawa, semestinya mereka wajib mengungsi,” beber suartana.(gus)